Decision Support System??? Keknya keren… ^^



NPV (Net Present Value)

Tugas yang kedua nyambung ama yang pertama. Kalo yang pertama kan Qta suru nyari jurnal yang tentang decision making. Nah decision making itu pastinya pake berbagai metode kan. Nah tugas kedua tu Qta disuru jelasin metode apa yang dipake di jurnal yang pertama trus apa kelebihannya dibanding metode-metode yang lainnya. Karena tugas gw yang pertama pake NPV, makanya gw jelasin NPV dah sekarang. Metode NPV mengandalkan pada teknik arus kas yang didiskontokan. Untuk mengimplementasikan pendekatan ini, kita ikuti proses sebagai berikut : (1) Tentukan nilai sekarang dari setiap arus kas, termasuk arus masuk dan arus keluar, yang didiskontokan pada biaya modal proyek, (2) Jumlahkan arus kas yang didiskontokan ini, hasil ini didefinisikan sebagai NPV proyek, (3) Jika NPV adalah positif, maka proyek harus diterima, sementara jika NPV adalah negatif, maka proyek itu harus ditolak. Jika dua proyek dengan NPV positif adalah mutually exclusive, maka salah satu dengan nilai NPV terbesar harus dipilih .

Persamaan untuk NPV adalah sebagai berikut :

Di mana, CF = arus kas masuk dan arus kas keluar

K = biaya modal proyek

Alasan rasional untuk metode NPV adalah sangat jelas. Untuk menutupi kelemahan pada metode-metode lain. NPV sebesar nol menyiratkan bahwa arus kas proyek sudah mencukupi untuk membayar kembali modal yang diinvestasikan dan memberikan tingkat pengembalian yang diperlukan atas modal tersebut. Jika proyek memiliki NPV positif, maka proyek tersebut menghasilkan lebih banyak kas dari yang dibutuhkan untuk menutup utang dan memberikan pengembalian yang diperlukan kepada pemegang saham perusahaan. Oleh karena itu, jika perusahaan mengambil proyek yang memiliki NPV positif, maka posisi pemegang saham meningkat.

Salah satu keunggulan dari penggunaan NPV bahwa arus kas didasarkan pada konsep nilai waktu uang (time value of money). Maka sebelum penghitungan/penentuan NPV hal yang paling utama adalah mengetahui atau menaksir aliran kas masuk di masa yang akan datang dan aliran kas keluar. Baik tidaknya hasil analisa, akan tergantung pada ketepatan taksiran kita atas aliran kas. Di sini penaksiran dilakukan atas aliran kas, dan bukan keuntungan, karena kas merupakan faktor sentral dalam pengambilan keputusan investasi. Perusahaan melakukan investasi (mengeluarkan kas) dengan harapan menerima kas lagi dalam jumlah yang lebih besar di masa yang akan datang. Hanya penerimaan kas yang dapat diinvestasikan kembali atau dibayarkan sebagai deviden kepada para pemegang saham. Jadi kas, dan bukan keuntungan , yang penting di dalam penganggaran modal untuk berinvestasi. Di dalam aliran kas ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan : (1) Taksiran kas haruslah didasarkan atas dasar setelah pajak, (2) Informasi tersebut haruslah didasarkan atas “incremental” (kenaikan atau selisih) suatu proyek. Jadi harus diperbandingkan adanya bagaimana aliran kas seandainya dengan dan tanpa proyek. Hal ini penting sebab pada proyek pengenalan produk baru, bisa terjadi bahwa produk lama akan “termakan” sebagian karena kedua produk itu bersaing dalam pemasaran, (3) Aliran kas ke luar haruslah tidak memasukkan unsur bunga, apabila proyek itu direncanakan akan dibelanjai/didanai dengan pinjaman. Biaya bunga tersebut termasuk sebagai tingkat bunga yang disyaratkan (required rate of return) untuk penilaian proyek tersebut. Kalau kita ikut memasukkan unsur bunga di dalam perhitungan aliran kas ke luar, maka akan terjadi penghitungan ganda.

BERBAGAI PENERAPAN PENGGUNAAN NPV

Seperti telah diuraikan diatas bahwa, alat analisis NPV merupakan alat analisis terbaik dibandingkan dengan metode-metode lainnya. Maka dalam uraian selanjutnya akan diperjelas lagi keunggulan-keunggulan tersebut. Mudah-mudahan kita menjadi yakin bahwa penilaian investasi seharusnya menggunakan net present value, bukan metode-metode lainnya. Dalam hal ini akan dibicarakan berbagai contoh yang bervariasi untuk menggunakan metode NPV. Variasi-variasi yang akan dibicarakan adalah : masalah keterbatasan dana, masalah penggantian aktiva (replacement), inflasi pada

penilaian investasi. Yang sebenarnya banyak sekali kasus-kasus yang seharusnya menggunakan NPV. Dan jika dipaksakan menggunakan metode lain justru dikwawatirkan hasilnya tidak representatif.

(1). Keterbatasan dana

Apabila dana terbatas, yang ditunjukkan dengan adanya anggaran yang disediakan pada suatu periode tertentu, maka perusahaan terpaksa melakukan pengalokasian dana untuk usulan investasi yang ada. Pada kondisi adanya keterbatasan dana, tujuan perusahaan adalah memilih kombinasi berbagai usulan investasi yang memberikan NPV tertinggi, dengan segala keterbatasan dana yang ada. Apabila batasan dana ini benar-benar harus dipenuhi, mungkin sekali perusahaan lebih baik memilih beberapa usulan investasi kecil dari pada satu atau dua usulan investasi besar. Untuk batasan dana yang tetap untuk satu periode pada umumnya merupakan hal yang jarang terjadi. Jarang suatu perusahaan tidak mempunyai keluwesan dalam menentukan besarnya dana yang bisa disediakan pada suatu periode. Perlu diingat bahwa suatu proyek bisa menghasilkan kas selama proyek tersebut masih berjalan. Kas yang dihasilkan oleh proyek-proyek ini bisa dipergunakan pula untuk menambah anggaran yang diterapkan. Biaya bagi perusahaan yang mempunyai keterbatasan dana dapat dianggap sebagai kesempatan yang hilan karena perusahaan tidak dapat menjalankan proyek karena keterbatasan dana. Yang perlu disadari di sini bahwa adanya keterbatasan dana mengakibatkan kebijakan investasi yang kurang dari optimal. Sebab

perusahaan mungkin menilak investasi ayng mempunyai positif, hanya karena keterbatasan dana.

About these ads

Trackbacks & Pingbacks

Comments

  1. * farkhanrizaputra says:

    Fi, berarti ini sama kayak NPVnya ekotek ya???

    Posted 6 years, 5 months ago
  2. * fi2desiani says:

    Yang namanya NPV sama dimane-mane.. Permennya nyusul n ntar gw isi command di blog lo ye

    Posted 6 years, 5 months ago
  3. * yudavedito says:

    waduh,,,,,jadi ingat ujian 3 menit itu

    emang pas ujian kita juga harus milih alternatif gitu kan…

    wah ilmu ekotek juga dipake di keputusan…
    trus ilmu-ilmu apa lagi nih yang bisa dipake buat keputusan

    Posted 6 years, 5 months ago
  4. * keshia says:

    ya ampyun fi… ada NPV segala.. sungguh aplikatif.. yoi banget dah!
    ada contoh kasus tentang NPV yang menarik kaga?? pengen tau nih
    o ya fi, isi komen gue yakkkk… di kresentiaisabella.multiply.com
    kalo harus register dulu, ya register aja, bikin blog kosong… plisplisplis… makasih ya fi.. sori ngerepotin

    Posted 6 years, 5 months ago
  5. * hzl says:

    NPV oh NPV…
    dah bikin gile g semingguan…
    bayangin g yg ga pernah ngerti akuntansi tb2 disuruh buat program utk ngitung NPV nya multifinance…
    why??why????!!!!

    oh yah ada lagi ntar selanjutnya PMT…apa itu PMT??apa??

    Posted 6 years, 2 months ago


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: